Cara Upgrade BIOS Komputer Anda

Basic Input Output System (BIOS) merupakan software pertama yang ada dan menyatu pada motherboard komputer Anda. Software BIOS ini digunakan untuk melakukan pengenalan perangkat hardware dan OS yang ada pada komputer Anda. Tanpa adanya BIOS, komputer Anda tidak akan bisa mengenali perangkat monitor, harddisk, keyboard, sistem operasi, dll sehingga bisa dikatakan komputer Anda tidak akan bisa hidup tanpa Adanya BIOS.
Cara Upgrade BIOS Komputer Anda
Namun sama seperti semua software lainnya, BIOS juga kadang memiliki kekurangan dan bug sehingga pihak pembuatnya menerapkan update atas BIOS. Jika Anda belum tahu cara upgrade BIOS komputer Anda, maka artikel ini akan memberitahukannya pada Anda.

Motherboard ada banyak jenisnya dan tiap produsen biasanya membuat motherboard mereka sendiri. Jika motherboardnya berbeda tentu berarti BIOS nya juga berbeda. Walaupun begitu, ada cara upgrade BIOS komputer Anda yang secara umum bisa diterapkan di semua tipe BIOS. Cara upgrade BIOS komputer Anda berikut ini dilansir dari WikiHow.

1. Temukan versi BIOS Anda saat ini

Sebelum mengunjungi website pembuat motherboard Anda, Anda harus terlebih dahulu mengetahui versi BIOS komputer Anda saat ini. Caranya cukup mudah:

  • Buka aplikasi System Infomation pada Windows Anda. Caranya adalah dengan mengetikkan msinfo32 pada kotak pencarian di star menu. Buka msinfo32.exe dan Anda akan dibawa ke jendela System Information.
  • Tunggu sebentar sambil komputer Anda menampilkan informasi sistem Anda.
  • Setelah ditampilkan, cari Versi BIOS Anda. Biasanya Versi BIOS terletak di bawah processors speed. Jangan lupa catat versi dan tanggal yang ada di situ

2. Tentukan asal motherboard komputer Anda

Apakah komputer tersebut Anda beli dalam bentuk sudah jadi atau Anda meminta pihak toko komputer merakitnya dari berbagai macam merk komponen yang biasa disebut komputer jangkrik? Perhatikan langkah-langkah berikut ini.

  • Jika komputer tersebut Anda beli dalam bentuk sudah jadi, misalnya saja Dell atau Anda membeli notebook apa pun maka Anda bisa mengecek website pembuat komputer Anda.
  • Jika komputer tersebut dirakit sendiri dari berbagai merk komponen yang berbeda, maka Anda harus mengecek website pembuat motherboard Anda.
  • Setelah mengecek, pastikan BIOS yang Anda cari sesuai dengan model komputer dan motherboard yang Anda pakai. Jika Anda salah menginstal BIOS dengan BIOS untuk motherboard lain, maka bisa-bisa komputer Anda tidak akan mau hidup.
  • Jika ada file ReadMe pastikan Anda sudah membacanya. Menerapkan cara upgrade BIOS komputer Anda bukanlah sesuatu yang bisa Anda remehkan karena komputer Anda bisa rusak karenanya.

3. Backup BIOS Anda terlebih dahulu

Setiap paket software updater BIOS yang Anda dapatkan biasanya akan disertai dengan software backup BIOS atau setidaknya dalam software updater tersebut akan ada fitur backup BIOS. Jika tidak ada, maka Anda harus mencari sendiri cara backup BIOS yang direkomendasikan pembuat motherboard Anda.

4. Siapkan komputer Anda

Secara umum proses update BIOS sangatlah mudah dan bisa dilakukan oleh orang awam. Satu-satunya kesalahan fatal yang bisa terjadi adalah jika komputer Anda mati selama proses update karena listrik Anda mati. Jika Anda mengupdate BIOS notebook, pastikan baterei penuh dan charger tercolok sehingga notebook akan tetap hidup. Jika Anda mengupdate BIOS PC, ada baiknya Anda menyambungkannya dengan perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS).

5. Lakukan update

Biasanya akan ada petunjuk dalam bentuk ReadMe file untuk melakukan update BIOS. Jika tidak ada maka Anda bisa lihat pada paket software yang diberikan. Paling tidak akan ada file .exe dan .bin. Jalankan file .exe dan jika diminta memasukkan image BIOS baru, masukkan nama file .bin tersebut.
Software updater BIOS akan melakukan komparasi antara versi BIOS yang terinstall dan yang akan diinstall. Jika versi yang akan diinstall lebih baru, maka lanjutkan update. Biasanya tombol yang perlu Anda tekan Anda ‘write’, ‘update’, atau ‘confirm’.

6. Restart komputer

Kebanyakan BIOS updater akan melakukan restart secara otomatis begitu proses update selesai. Namun jika tidak, Anda bisa melakukan restart biasa dengan terlebih dahulu melakukan shut down.

7. Kembalikan setting BIOS ke default

Antara BIOS yang lama dengan yang baru tentu saja memiliki perbedaan. Jika ternyata ada perbedaan yang cukup signifikan, maka tidak baik jika Anda menggunakan settingan BIOS yang lama. Anda tidak perlu melakukan langkah ini jika Anda tidak pernah mengubah setting BIOS sejak pertama kali membeli komputer.

  • Anda bisa masuk ke menu BIOS dengan memencet tombol Del selama 2-10 detik pertama komputer Anda dihidupkan. Beberapa BIOS lain bisa saja menggunakan tombol yang berbeda untuk masuk ke BIOS.
  • Cari opsi Load Setup Default yang biasanya terpampang jelas di menu BIOS.

8. Save dan biarkan komputer booting

Itu tadi cara upgrade BIOS komputer Anda yang bisa Anda praktekkan dengan mudah. Cara upgrade BIOS komputer Anda adalah langkah yang cukup simpel untuk dipraktekkan, namun ada baiknya Anda berhati-hati agar tidak terjadi segala sesuatu yang tidak diinginkan.

Written by : Chio Chyo ~Tips & Cara

Blog, Updated at: 11:48 AM

0 comments:

Post a Comment