Ini Nih 3 Penyakit Pembunuh Wanita Gemuk,Waspadalah!

3 Penyakit Pembunuh Wanita Gemuk - Bertubuh gendut memang berat. Sudah tubuhnya berat, akibatnya juga berat. Orang gendut memiliki risiko-risiko khas sendiri yang tidak dimiliki orang dengan berat badan normal. Risikonya terentang mulai dari terancam sakit, mengalami diskriminasi, hanya sanggup melakukan kegiatan secara terbatas, menjadi bahan olokan, sampai mengancam kesejahteraan psikologis.

Menurut pengakuan Nita, seseorang yang pernah langsing namun kemudian menjadi gendut, menjalankan peran sebagai orang gendut memang berat. Dia bilang, "Kalau mau jujur, lebih enakan saat langsing. Gendut itu tidak mudah. Sekarang tidak bisa lagi makan ini itu sesuka hati. Makan apa saja pasti kepikiran apa berdampak nambah berat apa tidak. Gerak juga susah. Boro-boro jalan-jalan, lha keliling seputar rumah saja lelahnya bukan main. Belum lagi, sejujurnya aku nggak pede. Kuakui terus terang aku minder. Sedapat mungkin aku berusaha menghindari ketemu teman-teman lamaku. Kalau diajak reunian, aku pasti nolak. Biasanya tiap 2 bulan sekali pasti kita ketemuan. Tapi sudah 2 tahun ini aku nggak ikut. Malu.

Hanya pada suamiku saja aku nggak minder. Tapi yah, karena dia gendut juga. Dulu cuma dia yang gendut, sekarang aku juga ikut-ikutan. Aku nggak tahu, apa anakku nanti gendut juga ya?" Keluhan Nita tentang kegendutannya menunjukkan bahwa jadi orang gendut memang berat. Dan itu hanya satu contoh keluhan. Ada banyak keluhan lain yang keluar dari orang-orang gendut tentang kegendutan yang mereka hadapi.
penyakit wanita gemuk
Penyakit Wanita Gemuk


Tahukah Anda kalau di Amerika Serikat, setiap tahunnya sekitar 400.000 kematian disinyalir disebabkan kegemukan karena gangguan kesehatan yang ditimbulkannya (Mokdad, Marks, Stroup, & Gerberding, 2004). Gawat bukan? Jadi kalau dihitung-hitung, sama dengan penduduk kota Jogja mati semua gara-gara kegemukan. Dan itu hanya di Amrik, di tempat lain persentasenya kurang lebih sama saja. Jadi pastinya setiap tahunnya jutaan orang di bumi ini mati gara-gara badan gemuk. Risiko kesehatan apa saja yang menanti orang gemuk gara-gara tubuh gemuk yang dimilikinya? Berikut adalah beberapa jenis risiko kesehatan yang menanti orang gemuk:

1. Tekanan Darah Tinggi
Anda gendut? Jika Anda gendut, maka Anda berisiko lebih tinggi terkena penyakit tekanan darah tinggi. Mengapa? Karena pembuluh darah dalam tubuh Anda menyempit akibat tertekan oleh sel-sel lemak yang begitu banyaknya dalam tubuh Anda. Nah, gara-gara pembuluh darah menyempit, maka jantung pun bekerja lebih cepat mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, tekanan darah tinggi Anda alami. Jika Anda gendut dan positif diketahui mengidap darah tinggi, ada satu cara untuk menguranginya, yakni turunkan berat tubuh Anda. Sebuah studi menunjukkan bahwa penurunan berat badan 5-10% sudah bisa menurunkan tekanan darah Anda.

2. Stroke
Akibat susulan adanya tekanan darah tinggi adalah stroke. Gara-gara penyempitan pembuluh darah, aliran darah ke bagian tertentu di dalam otak bisa berhenti sama sekali atau sangat sedikit jumlahnya. Akibatnya otak kekurangan pasokan darah. Padahal darah adalah pembawa pasokan makanan dan oksigen untuk otak. Ujung-ujungnya, bagian otak tertentu bisa mati atau sekarat gara-gara kekurangan pasokan makanan dan oksigen. Stroke pun menyerang. Lazimnya stroke menyerang mereka yang
berusia di atas 50 tahun. Akan tetapi itu dulu. Saat ini stroke bisa menyerang siapa saja dalam rentang umur berapa saja. Sudan banyak kasus anak muda yang terserang stroke. Penyebabnya ada dua, yakni gara-gara junk food dan kegemukan. Diketahui jika seorang anak telah mengalami kegemukan sejak kecil, maka dia berisiko terkena stroke sebelum berumur 40 tahun. Jadi, waspadalahl

3. Penyakit jantung
Penyakit berikutnya yang tak kalah gawat yang ditimbulkan tubuh gendut adalah penyakit jantung, yang merupakan penyakit pembunuh manusia nomor satu di dunia. Sebuah laporan dari American Heart Association, sebagaimana dipublikasikan dalam jurnal Circulation, menyatakan bahwa kegemukan mempunyai hubungan langsung dengan tingkat gangguan fungsi jantung. Diketahui bahwa berat badan yang semakin meningkat akan membuat otot jantung semakin tebal. Nah, otot jantung yang menebal akan membuat jantung kesulitan dalam berkontraksi dan berelaksasi. Dengan kata lain, kerja jantung akan terganggu. Laporan itu memberi peringatan serius untuk Anda: semakin gemuk tubuh Anda maka kerja jantung Anda semakin terganggu. Berhati-hatilah!

Artikel Terkait :

Written by : muhammad hakum ~Tips & Cara

Blog, Updated at: 9:17 PM